Blogger Day Wongkito: Silaturahmi Akbar Komunitas Blogger Palembang
Di lantai tiga Palembang Indah Mall (PIM) serombongan orang berkumpul di Ketty Resto, sebuah coffe. Mereka mengenakan kaos putih berkerah hitam. Di punggungnya bertuliskan ”Komunitas Bloggers Palembang”.
Ada yang saling sapa, bersalaman, berfoto-foto sampai ada yang asik berselancar di dunia maya dari laptop yang dipangkunya. Seolah-olah tiada hari tanpa internet. Di mana saja, dan kapan saja membuka internet.
Kamis siang itu (1/5), tampak para peserta mulai berdatangan. Mereka antri di sebuah depan meja. Mengisi registrasi kehadiran. Setelah beres, mereka menuju ke tempat duduk. Sambil ngobrol, tertawa dan tak ketinggalan berfoto-foto. Bahkan, Ada peserta yang rela datang dari Jakarta untuk menghadiri acara besar ini.
Inilah acara perhelatan pertama yang diadakan Komunitas Blogger Palembang Wongkito. Pembicaranya datang dari jauh, dari Jakarta. Ia adalah Presiden Blogger Indonesia Enda Nasution. Seorang blogger yang sudah cukup ternama di Indonesia.
Enda tak sendiri akan berbicara di forum talkshow. Ia akan ditemani Buyung, Kepala Perwakilan Sumatera Selatan jurnalis dari Harian Umum Kompas. Tak ketinggalan ada Ardy Hidayat, ketua Komunitas Blogger Palembang Wongkito juga turut menjadi pembicara di atas panggung.
”Ngeblog itu buat apa?”tanya Nike, moderator acara talkshow yang juga seorang blogger Wongkito.
”Kalau saya sih terutama karena saya suka menulis. Jadi, dari kecil saya suka menulis. Ada cita-cita ingin menjadi seorang penulis lah begitu. Ada hubungannya dengan tulis-menulis. Ini cita-cita yang sudah tercapai ya menjadi jurnalis,”kata Enda yang mengenakan kaos hitam yang bertuliskan ”u r what u blog”.
Terus, saya mempunyai ketertarikan dengan blog. Pada saat saya menemukan blog, sebelumnya saya mempunyai semacam website pribadi. Tapi, yang namanya website pribadi kan biasanya dari teman-teman yang sejak tahun 1990-an kenal internet, pasti kenal dengan namanya geocities, tripod dot com, dulu sih ada website-website pribadi yang isinya tentang cerita pribadi, biasanya pasang foto kita. Paling-paling interaksi melalui guestbook.
Dengan blog itu mempunyai satu kelebihan adalah karena formatnya seperti catatan harian, kemudian kita terpancing untuk terus-menerus meng-update. Blog yang di-update juga punya fitur-fitur interaktif seperti memberikan komentar. Sadar atau tidak sadar memberikan motivasi kepada kita untuk terus-menerus ngeblog.
Misalnya saya sudah lama ngga ngeblog, biasanya ada yang kasih komen,”kok ngga diupdate lagi sih?”. pertama ada perasaan, ”Siapa lu nyuruh-nyuruh gua ngeblog!? Ha-ha-ha”kata Enda.
Tapi lama-lama karena sudah ada pembaca dan menantikan posting kita berikutnya ditunggu, dan akhirnya kita punya kewajiban untuk tetap posting di blog. Rasanya senang, ternyata ada yang menunggui posting saya.
”Bagaimana dengan Pak Buyung? Katanya kalau ngga ngeblog jadul banget nih? Sejak kapan bapak ngeblog?”tanya Nike.
”Saya ngeblog sejak ke Palembang. Ketika saya pertama kali datang ke Palembang, saya melihat Palembang ini sangat bagus. Saya sangat jatuh cinta dengan Palembang ini. Makanya, saya bikin blog pasarcinde dot blogspot dot com,”cerita Pak Buyung.
”plok-plok”,suara tepuk tangan para peserta mendengar kisah Pak Buyung.
Kenapa saya memilih nama itu? Karena ketika saya melihat bangunan Pasar Cinde bersejarah. Arsitektur yang pernah saya baca sangat hebat. Kalau anda ke sana, Pasar Cinde itu sangat diabaikan pemerintah. Makanya, saya bikin itu (blog,red) dan sekaligus memperhatikan Jembatan Ampera yang kurang dijaga. ”Saya tuliskan di blog dan berharap ada yang mengomentarinya atau memberikan pendapatnya. Tapi ternyata ngga ada. Ternyata saya kurang pengalaman. Tapi, saya sudah banyak belajar,”ujar Pak Buyung sambil tersenyum-senyum.
”Makanya masuk ke komunitas kita, nanti pasti banyak komentar,”celetuk Nike.
Saya sebagai orang media melihat bahwa di Amerika ada tercatat bahwa dari 94 dari 96 surat kabar di sana, itu mempunyai blog sendiri. Kenapa media massa atau suratkabar itu penting membikin blog? Karena hampir semua media mempunyai media dotcom. Tapi, ia tetap penting memiliki blog karena ia bisa interaktif antara penerbit dengan pembacanya. Wartawan dan pembacanya.
Dari informasi dan catatan yang didapat dari Kompas bahwa blog pertama Justin Hall. Ia pemuda kelahiran 16 Desember 1974. Justin disebut sebagai blogger pertama di dunia. Ia mencatatkan hariannya di internet pada tahun 1994. Jadi, blogger lahir pada tahun itu.
Tahun 2008 ini, entah sudah berapa blogger di dunia tercatat. Setiap hari terus bertambah. Di Indonesia sendiri sudah cukup banyak komunitas blogger daerah bertumbuhan. Mulai dari Sabang sampai Merauke. Meskipun belum semua daerah ada komunitas blogger, tapi setidaknya seiring dengan semakin berminatnya orang-orang menulis di blog, secara perlahan-lahan akan tergerak untuk membuat komunitas blogger di daerahnya sendiri. Mereka memiliki kekhasannya sendiri. Mereka menuliskan apa yang terjadi di daerahnya. Tidak seperti yang ditulis di media massa mainstream. Banyak kepentingan dan editing. Tapi, menulis di blog bisa bebas dan independen.
RSS
3 Mei 2008, pukul 12:25 WIB
eh ada saya… duh gantengnya
3 Mei 2008, pukul 14:08 WIB
acara yang keren. kekurangan dalam sebuah acara, wajar saja. bahkan sebuah EO besar pun dalam sebuah acara pasti ada ‘cacatnya’.
GO BLOGGERS!™
GO WONGKITO!™
3 Mei 2008, pukul 14:13 WIB
selamat untuk event akbar perdana ‘WongKito Blogger’s Day’. Sebarkan terus virus (cinta) ngeblog di Palembang!
3 Mei 2008, pukul 14:59 WIB
duh, komen saya mana? gpp. komen ulang deh.
GO BLOGGERS!
GO WONGKITO!
3 Mei 2008, pukul 16:08 WIB
wah panjang nian ceritanya. btw, undangan koq gak disebut ya. malah ya jauh dari jakarta rela dtng ke palembang. (itu khan dibayarin)
lha klo Lampung ? *ngiri mode on*
3 Mei 2008, pukul 16:11 WIB
Sebarkan juga Link ke Blog Saya…
3 Mei 2008, pukul 18:41 WIB
wow keren yow hihihih
4 Mei 2008, pukul 16:36 WIB
acara selanjutnya apa neh?
4 Mei 2008, pukul 20:46 WIB
capeeeeeeeeeeeekkkkkkkkkkk…………
4 Mei 2008, pukul 21:59 WIB
aNE punya rencana hebat …
mudah-mudahan bisa jalan di bulan Juni ini …
tunggu aksi saya !
5 Mei 2008, pukul 8:49 WIB
wah makin salut deh sama wongkito
5 Mei 2008, pukul 8:49 WIB
jangan2 ngajak ke neraka jahanam yo pak
5 Mei 2008, pukul 9:26 WIB
[...] Wongkito [...]
5 Mei 2008, pukul 13:58 WIB
Asyiknya Kumpul Bareng Blogger di Acara “Wongkito Blogger Days 2008″…
Bila angin tertiup ke barat
suara-suara terdengar gembira menyambut
melintas dan berhenti untuk sekedar ikut tertawa
merasakan satu dari sekian banyak rasa
bersahaja dan berkeluh kesah
tantang hari esok agar lebih bermakna…
Satu hari sudah terlew…
5 Mei 2008, pukul 20:41 WIB
The First Cool Event……..
Go Wong Kito
7 Mei 2008, pukul 9:23 WIB
oh ya karin punya usul pak??gmn klo acara blogger manianya diadain dipalcom!pastiii seeeruuu…..!!truz adain jg forum tanya-jawabnya!
8 Mei 2008, pukul 9:00 WIB
Wah selamat ya buat Wongkito. Acaranya sukses nih.
8 Mei 2008, pukul 17:22 WIB
[...] WongKito.net: Blogger Day Wongkito: Silaturahmi Akbar Komunitas Blogger Palembang [...]
11 Mei 2008, pukul 12:39 WIB
Wah sayang sekali pada saat acara itu berlangsung saya mendadak berhalangan. Padahal sudah daftar….
Mudah2an nanti akan ada lagi acara seperti ini di Palembang
18 Juni 2008, pukul 14:18 WIB
Pak,
Aku naksir themes nya blog ini, dimano yo sources nyo.. kalu bae gratis sambil sosialisasi motif-motif songket dan ukiran palembang.
trims
1 Juli 2008, pukul 1:09 WIB
Salut buat wong kito !!, Thumbs Up
19 Juli 2008, pukul 7:44 WIB
suatu trobosan baru untuk di ikuti . bagus kok ada komunitas blog wong koti galo. salam kenal saje sandi kami anak lahat.
24 Juli 2008, pukul 23:54 WIB
[...] Contohnya Pak Humas …hehehhe….Nah kali ini Hajatan kedua terbesar Setelah Blogger Day Adalah WKGTS atau WongKito Goes to School Dengan mengusung tag line “Blog Sebagai Sarana [...]