Wordcamp Indonesia 2009
Seperti telah diinformasikan di post sebelumnya, Indonesia mengadakan konferensi WordCamp Indonesia dengan menghadirkan Matt Mullenweg sebagai bintang tamu. WordCamp Indonesia merupakan acara 2 hari yang membahas apa saja mengenai WordPress. Acara tahunan ini diperuntukkan untuk pengguna WordPress, baik yang menggunakannya sebagai mesin blog atau developer yang membangun aplikasi menggunakan WordPress. WordCamp Indonesia menghadirkan banyak acara dengan pembicara yang kompeten di bidangnya.
Wongkito sebagai salah satu pendukung acara ini, mendapatkan kesempatan untuk meliput dan melaporkan konferensi yang diselenggarakan di seluruh dunia ini.
WordCamp Indonesia diselenggarakan pada 17-18 Januari 2009 oleh Valent Mustamin, bertempat di Erasmus Huis, gedung serbaguna di Kedutaan Besar Belanda.
Hari 1 (17 Januari 2009)
Sebelum memasuki ruangan, para peserta melakukan registrasi ulang dan mendapatkan souvenir WordCamp.
Acara dimulai dengan kata sambutan dari ketua panitia, Valent Mustamin. Panitia berharap dengan acara ini, pengguna WordPress bisa langsung mengambil manfaat yang sebanyak-banyaknya selama 2 hari ini. Ada banyak sekali session dengan topik berbeda yang dapat kita ikuti. Baik topik penggunaan WordPress secara individu maupun penggunaan WordPress sebagai bisnis.
Sesi berikutnya seharusnya diisi oleh Romi Satrio, namun karena Pak Romi mempunyai agenda yang lain maka sesi ini dimundurkan keesokan harinya.
Setelah sesi coffe-break dan networking (Famous to Famous), acara dilanjutkan dengan presentasi dari Nanda Ivens selaku Digital Director IndoPacific Edelman yang membawakan topik “Digital Life, Digital Influence“. Pada topik ini dibahas mengenai perubahan metode Public Relation dan Marketing konvensional ke arah digital. Bagaimana pengaruh dunia web pada branding perusahaan. Dipaparkan juga sejumlah data dan statistik adanya perubahan tingkat kepercayaan konsumen pada sebuah produk yang dipasarkan. Disebutkan bahwa, konsumen saat ini lebih mempercayai referensi atau rekomendasi orang luar perusahaan. Informasi melalui blog, viral marketing atau bertanya langsung ke konsumen lain mempunyai tingkat derajat “dapat dipercaya” yang lebih tinggi daripada mendengarkannya dari promosi TV, flyer, spanduk atau bahkan pemimpin perusahaan itu sendiri. Pergeseran nilai ini yang ditangkap oleh Edelman sebagai media Marketing dan Public Relation sebagai model bisnis yang potensial untuk dikembangkan.
Presentasi berlanjut hingga makan siang.
Acara dilanjutkan dengan “WordPress Open Forum” yang dimoderasi oleh Agus Setiawan Basumi dari Wartajazz.com. Pada sesi ini para peserta “bebas” bertanya mengenai apapun tentang WordPress. Kesempatan ini diambil oleh peserta untuk bertanya berbagai hal mulai dari pesan error yang muncul ketika menginstall wordpress, penggunaan wordpress sebagai CMS, hingga penggunaan WordPress sebagai mesin uang.
Akhirnya sampai juga pada “sesi utama” dengan menghadirkan Matt sebagai pembicara. Topik yang diangkat mengenai “State of the Word, The current state of Wordpress”. Matt menceritakan bagaimana sejarah WordPress dimulai. Hanya bermulai dari proyek pribadi dengan tujuan mencatat hal-hal menarik yang Matt temukan di Internet dan dokumentasi kegiatan pribadi hingga menjadi proyek multi-negara, multi-bahasa dan multi-kultur. WordPress bermula dari mesin blog yang bernama B2, hanya dengan sebuah tawaran yang diisikan di kolom komentar blog Matt proyek pribadi ini dikembangkan menjadi proyek bersama untuk menciptakan sebuah mesin blog yang user-friendly.
Dari proyek keroyokan ini, lahirlah WordPress 1.5 dan demikian seterusnya hingga versi terakhir 2.7. Matt tidak hanya menghasilkan WordPress sebagai mesin blog, tapi juga membangun perusahaan Automattic sebagai perusahaan yang menaungi WordPress dan project lainnya. Bersama tim Automattic yang bersahaja, Matt berusaha menciptakan web menjadi tempat yang lebih baik.
Lebih lanjut Matt mengatakan bahwa WordPress dirilis dengan lisensi GPL (General Public License). Poin GPL diantaranya:
- he freedom to run the program, for any purpose (freedom 0).
- The freedom to study how the program works, and adapt it to your needs (freedom 1). Access to the source code is a precondition for this.
- The freedom to redistribute copies so you can help your neighbor (freedom 2).
- The freedom to improve the program, and release your improvements (and modified versions in general) to the public, so that the whole community benefits (freedom 3). Access to the source code is a precondition for this.
Dengan lisensi ini, memberikan kebebasan pada pengguna untuk menggunakan WordPress dengan cara apa saja yang mereka kehendaki.
Salah dua hal menarik dan bisa dibanggakan oleh pengguna WordPress Indonesia adalah, penggunaan bahasa Indonesia merupakan nomor 3 terbanyak di wordpress.com dan Indonesia merupakan negara ke 2 tertinggi laju penambahan akun wordpress.com.
Statistik diatas merupakan sebuah prestasi bersama karena merupakan upaya bersama dari blogger pendahulu dan komunitas yang ada di Nusantara untuk mengenalkan blog kepada masyarakat.
Setelah sesi tanya jawab, acara dilanjutkan ke “Adoption of WordPress as a Content Management”. Dihadirkan 2 orang narasumber yang menggunakan WordPress sebagai CMS. Michael Jubel Hutagalung dan narasumber dari Bandung Blog Village (BBV). Pada sesi ini dibahas penggunaan WordPress tidak hanya sebagai mesin blogging tapi potensinya bisa lebih jauh digali sebagai CMS.
Hari 2 (18 Januari 2009)
Hari berikutnya, acara dimulai dengan sesi bersama Romi Satrio Wahono dengan topik “Blog sebagai Personal Branding”. Pak Romi berbagi pengalaman penggunaan blog sebagai mesin branding dirinya. Dengan mengidentikkan dirinya sebagai pakar piranti lunak, Romi Satrio berhasil mendapatkan “efek samping” yang luar biasa sebagai konsultan, juri, pembicara dan juga dosen di berbagai seminar. Di setiap postingannya, Romi selalu memberikan materi berbobot tapi dengan bahasa yang ringan agar pembaca bisa menerima maksud postingan dengan baik. Banyak sekali posting yang dikupas tuntas, mulai dari pembahasan teknis piranti lunak, kehidupan pribadi, tips dan trik, sampai romansa cinta. Namun Romi selalu menyisipkan pesan moral kepada pembaca, khususnya mahasiswa, bahwa kita harus banyak memberi agar hidup kita berarti bagi sesama. Jika kita bisa memberikan sesuatu pada orang lain, prestasi dan uang akan datang dengan sendirinya sebagai efek samping.
Juga diberikan tips dan trik bagaimana mengelola situs dengan hitcount besar seperti ilmukomputer.com
Acara dilanjutkan dengan tajuk “WordPress Business Forum” bersama Agus Setiawan dan 2 orang dari peserta. Di sini dibahas penggunaan WordPress sebagai media bisnis. Baik penggunaan WordPress sebagai ladang iklan atau penjualan themes dan plugin. Satu hal yang menarik dari diskusi ini adalah, Matt mengatakan bahwa dia kurang setuju jika seseorang membuat blog untuk mendapatkan uang dan bukan karena mendapatkan uang karena ngeblog. Sesuatu hal yang berbeda dilihat dari motivasinya.
Karena Matt adalah seorang musisi Jazz (Ya, dia seorang pemain Saxophone) dan setiap rilis WordPress menggunakan nama musisi Jazz, maka disisipkan penampilan Jazz dari chlorofil (koreksi jika salah penulisan).
Setelah sesi coffee break, acara dilanjutkan dengan pembahasan teknis WordPress dari wakil PHP User Group. Dibahas struktur koding (plugin, themes, direktori) yang ada di dalam WordPress.
Acara selanjutnya dibawakan oleh Nukman Luthfie, dengan topik “WordPress for Corporate Blog”. Nukman yang sukses dengan blog Virtual Consulting membagi hal kenapa banyak sekali perusahaan yang “gagal” dalam memposisikan diri mereka ke dunia maya. Bahwa perusahaan harus lebih banyak berkomunikasi dengan konsumen dan memberi sedikit ruang yang dapat menghubungkan antara komunikasi internal (karyawan) dan eksternal (masyarakat) sehingga terbentuk komunikasi yang sifatnya interaksi.
Dilanjutkan dengan Mr. Ong dari Maverick yang memaparkan perubahan dari old-media (koran, spanduk, majalah) ke arah new-media (blog, jejaring sosial)
Sebelum acara ditutup, sedikit presentasi karya dari pemenang lomba Bandung Blog Vaganza. Sebuah kompetisi membuat mading online tingkat SMA/SMK se kota Bandung, yang diadakan oleh BBV (Bandung Blog Village).
Acara ditutup dengan sesi foto bersama peserta, panitia dan Matt.
Posting


18 Januari 2009, pukul 21:01 WIB
wahhhh … keren …
cuma … si matt bakal inget gak yeee …
semoga dia selalu inget samo wongkito …
18 Januari 2009, pukul 21:04 WIB
Congratz matt!
18 Januari 2009, pukul 21:18 WIB
Sayangnya daku ttp masih cinta blogspot
Souvenirnyo apo bae ky?
18 Januari 2009, pukul 21:24 WIB
makasih buat berita nya Ky
18 Januari 2009, pukul 21:45 WIB
good posting, i like this post
cialis, cialis, viagra, viagra
*komen serasa spam :D*
18 Januari 2009, pukul 22:07 WIB
Wah..agak nyesel juga gak ikut.. :’(
18 Januari 2009, pukul 23:39 WIB
singkat dan padat. tapi sudah mencakup gambaran dari acara selama dua hari itu. wonderful! good job bro!
18 Januari 2009, pukul 23:51 WIB
wah..keren Ky, cepet aja update-nya..hahaha ;p
btw koreksi dikit neeh, emangnya si Mike ada juga di sesi “Adoption of WordPress as a Content Management”, setau gw mah yg ada Bandung Blog Village (BBV)? bukannya Mike ngisi pas sesi “WordPress Business Forum” bareng sama Matt & Nadiah Alwi ya? hehehe..correct me if I’m wrong ^o^
19 Januari 2009, pukul 4:54 WIB
baguuuuuuss…….
19 Januari 2009, pukul 8:30 WIB
[...] Wordcamp Indonesia 2009 ( Wongkito ) [...]
19 Januari 2009, pukul 8:36 WIB
manthab..
19 Januari 2009, pukul 8:43 WIB
thanks ky…
Gud Job !!
*lanjut untuk missi selanjutnya…
19 Januari 2009, pukul 9:17 WIB
aku samo cak masau….
19 Januari 2009, pukul 10:34 WIB
di kasih oleh oleh pempek dak si Matt?
siapo tahu jadi inget terus samo wong kito
19 Januari 2009, pukul 10:35 WIB
seep Ky.
Podel pasti nyesel tuh dak ikutan
19 Januari 2009, pukul 12:07 WIB
weew! keren Ky,enak dibaca & merangkum keseluruhan acara dgn tepat n’ cpt aja ya update-nya..hahaha..
btw seingat gw waktu sesi “Adoption of WordPress as a Content Management” narasumbernya bukan BBV & Mike, tapi BBV & Pade’ Ndoro Kakung..nah si Mike jd narasumber pas “WordPress Business Forum” bareng sama Matt & Nadiah Alwi…(*correct me if I’m wrong) ;p
19 Januari 2009, pukul 12:18 WIB
keren! sip..
20 Januari 2009, pukul 0:56 WIB
Halo Wongkito..salam kenal…
Ijin nge-grab fotonya ya…
Keren euy..
Thanks sharingnya.
20 Januari 2009, pukul 2:23 WIB
[...] kita juga sudah baik membicarakan ini, diantaranya : Dua Hari di Wordcamp Indonesia by Media Ide Wordcamp Indonesia 2009 by Wong Kito Wordcamp Indonesia 2009 by Riky [...]
20 Januari 2009, pukul 8:10 WIB
weits… ketinggalan baco nih. dak percuma riky duduk paling depan. reportnyo lengkap bin kumplit ! asiiik .. brarti aku tinggal blogging dan mbahas yg dak pentingnyo bae nih …
tx, ky ..
20 Januari 2009, pukul 9:07 WIB
[...] to Riky, dia udah nulis yang lengkaaaap banget. Jadi aku tinggal nulis bagian2 yang ga penting dan fully narsis. [...]
20 Januari 2009, pukul 9:54 WIB
good job
Buen Trabajo (gudjob in spanish)
Padat dan to the point.
20 Januari 2009, pukul 11:38 WIB
Hai Riky, salam kenal ya? Saya juga kebetulan hadir di Wordcamp, sayang sekali kita belum sempat saling menyapa. Kebetulan saya adalah Penasehat Komunitas AngingMammiri-Makassar yg juga ikut berpartisipasi sebagai kontributor–sama dengan Wongkito–dalam acara tersebut. Laporannya sangat lengkap dan menarik. Mudah-mudahan bila ada kesempatan, bisa jalan-jalan ke Palembang. Sukses buat Wongkito!
20 Januari 2009, pukul 17:25 WIB
Hm, udah banyak yang review hal2x menarik di WordCamp kemarin, joule coba angkat sedikit review dari sisi joule.
numpang mampir yach…
http://www.jouledoc.com/hobby/wordpress/yang-tersisa-dari-wordcamp-indonesia-2009-part-1.dot
Trims and semangat trus buat WongKito ….
Bravo
20 Januari 2009, pukul 18:22 WIB
[...] Indonesia. Mo cerita panjang lebar ttg acara wordcamp tapi seperti nya udah jelas digambarkan oleh wongkito *halah ngeles padahal malez tuh [...]
21 Januari 2009, pukul 6:19 WIB
[...] Team Attend Wordcamp Indonesia 2009 Dua Hari di Wordcamp Indonesia by Media Ide Wordcamp Indonesia 2009 by Wong Kito Wordcamp Indonesia 2009 by Riky [...]
22 Januari 2009, pukul 18:54 WIB
[...] iLM@n Yang dateng dari jauh WongKito dan liputan dari AngingMamiri yang ditulis oleh mas Amril dan Rara , keep the spirit of blogging [...]
25 Januari 2009, pukul 0:36 WIB
wah , selamat atas acaranya ………………….
keren banget euy sepertinya………
sayang aku gag ikut…………. hiks…………..
5 September 2009, pukul 14:59 WIB
[...] atas meja. Awalnya, cuma pesen kaos wordcamp lengan panjang ukuran XL ke yuk iyus yang ngikut acara wordcamp Indonesia 2009 tempo hari, secara saya termasuk wordpressholic hehehe ga niat ganti yang laen lagi. Ternyata e [...]